Artikel ini menarik! Beritahu teman mu..

10 April 2010

Game dan Microsoft DirectX

Kemaren ada teman yang menanyakan tentang DirextX untuk Windows 7 di Facebook. Dia teman lawan tanding main game semasa kuliah. Jaman dulu… pada Windows 98 ato XP seringkali harus menginstalkan DirectX terlebih dulu agar lancar bermain game. Biasanya game memerlukan Dirext X berversi lebih tinggi daripada bawaan Windows. Jujur saya tidak tahu apa itu DirectX?? Apa hubungannya dengan game?? dan lain-lain…  Ketika ber-Google, saya menemukan artikel tentang DirectX dan game di My Tutorial, yang mengingatkan saya ketika bermain game dulu. Silahkan dibaca…

Berawal dari membaca salah satu thread di forum ini, yang berjudul Apa yang anda harapkan dari OS yang menjadi rivalnya Microsoft. Ada satu point yang sangat menarik untuk dibahas pada editorial kali ini. Point tersebut adalah DirectX. Ya, saat ini masih belum ada platform yang bisa menandingi DirectX milik microsoft. Maka dari itu banyak para developer game yang melirik os microsoft untuk game yang mereka buat.
Setiap game perlu melakukan tugas tertentu secara berulang-ulang. Melihat input dari mouse, joystick, atau keyboard, dan menampilkan gambar layar sekaligus memutar suara atau musik. Itulah yang dilakukan setiap game pada tingkat yang paling sederhana. Bayangkan seberapa kompleks bagi programer pada awal arsitektur PC sebelum Windows. Setiap programer perlu membuat cara mereka sendiri untuk membaca inputan keyboard atau mendeteksi apakah joystick terhubung, dan hanya digunakan untuk bermain game. Bahkan diperlukan rute khusus untuk menampilkan gambar paling sederhana pada layar atau memutar suara sederhana.
Pada dasarnya, programer game berbicara secara langsung ke hardware PC pada tingkat dasar. Pada waktu Microsoft memperkenalkan Windows, itu merupakan sangat penting bagi stabilitas dan kesuksesan PC di mana sesuatunya dipermudah baik bagi pengembang dan pemain. Lagipula, siapa yang mau menulis game untuk suatu mesin jika mereka harus menemukan kembali rodanya setiap kali mereka membuat game baru? Ide Microsoft adalah sederhana: hentikan programer berbicara secara langsung kepada hardware, dan sebagai gantinya buat toolkit umum yang dapat mereka gunakan. Dari sini lahirlah DirectX.
Teknologi ini kali pertama diperkenalkan pada tahun 1995 dan menjadi standar untuk pengembangan aplikasi multimedia pada platform Windows.
Secara mendasar, DirectX merupakan interface antara hardware dalam PC Anda dan Windows itu sendiri, yang merupakan bagian dari Windows API (Application Programming Interface). Misalnya, jika developer game ingin memutar file suara, developer tersebut hanya tinggal menggunakan fungsi library yang sesuai. Saat game running, sistem akan memanggil DirectX API yang akan memutar file suara. Developer game tidak perlu tahu jenis sound card apa yang dihadapi, apa yang dapat dilakukannya, atau bagaimana berbicara kepadanya. Microsoft telah menyediakan DirectX, dan untuk para pengembang sound card, mereka telah menyediakan driver yang berkemampuan DirectX. Dari sisi gamer sendiri, DirectX juga memberikan kemudahan yang besar, misalnya saja kita tidak perlu melakukan konfigurasi yang rumit.
Pada awalnya, DirectX hanyalah toolkit sederhana: hardware masa awal terbatas dan pada waktu itu hanya dibutuhkan fungsi grafis yang sederhana. Seiring dengan perkembangan hardware dan software yang semakin kompleks, demikian juga DirectX. Ia sekarang lebih dari sekadar toolkit grafis, dan ia telah mencover semua jenis komunikasi hardware.
Jika dilihat secara kompleks Komponen-komponen DirectX terdiri dari:

  1. DirectX Graphics, terdiri dari beberapa APIs:

    • DirectDraw: Untuk menggambar grafik 2D (raster graphics). Sekarang tidak disarankan (karena adanya Direct2D), meskipun masih digunakan sedikit game dan sebagai video renderer di media aplikasi.

    • Direct3D (D3D): Untuk menggambar Grafik 3D.

    • DXGI: untuk menghitung penyesuaian dan pengawasan, dan mengatur rangkaian pertukaran untuk Direct3D 10 keatas.

  2. DirectInput: Untuk menangani alat masukan termasuk keyboard, mouse, joystick, atau game controllers. Tidak disarankan setelah versi 8 karena adanya XInput untuk Xbox 360 kontroler atau WM INPUT untuk keyboard dan mouse.

  3. DirectPlay: Untuk komunikasi koneksi area lokal atau area luas. Tidak disarankan setelah versi 8.

  4. DirectSound: Untuk putar balik dan merekam gelombang suara.

    • DirectSound3D (DS3D): Untuk putar balik suara 3D.

  5. DirectMusic: Untuk putar balik rekaman suara yang disahkan di DirectMusic Producer.

  6. DirectX Media: terdiri dari DirectAnimation untuk 2D/3D[1] animasi web, DirectShow (Tidak disarankan sebentar lagi oleh Media Foundation) untuk multimedia putarbalik dan streaming media, DirectX Transform untuk interaksi web, dan Direct3D Retained Mode untuk grafik 3D tingkat tinggi. DirectShow terkandung DirectX plugin untuk pemroses sinyal audio dan DirectX Video Acceleration untuk video terakselerasi. Sejak Tahun 2005 DirectShow tidak termasuk dalam DirectX API. DirectShow dimasukan dalam paket Windows SDK.

  7. DirectX Media Objects: mendukung streaming seperti Encode, Decode, dan Effect.

  8. DirectSetup: untuk memasang komponen DirectX.
Nah kabar yang paling terbaru ialah penggunaan DirectX pada WebBrowser. Inilah desas-desus yang keluar dari IE9.
Jika diperhatikan, DirectX tersebut bagaikan Framework yang disediakan oleh pihak microsoft bagi para developer yang ingin menjalankan produknya pada platform windows. Kita tunggu saja perkembangan berikutnya.
Semoga bermanfaat...